Kopeklin.id | PT Pertamina (Persero) membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bagi warga pedesaan, di balai ekonomi desa (Balkondes) Karangrejo dan Wringinputih, Borobudur.
Masing-masing berkapasitas 1 KWP.
Baca Juga:
UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Relianto bersama CEO Subholding Power and New Renewable Energy (PRNE) Dannif Danusaputro meresmikan PLTS, di areal persawahan, Balkondes Karangrejo, Kamis (24/3/2022).
Acara ini juga dihadiri delegasi G20.
Dirjen PPKL KLHK Sigit Relianto menyebut, pembangunan PLTS ini adalah contoh program community development dari BUMN.
Baca Juga:
Dari Kekhawatiran Jadi Kekuatan: Aksi Ibu-Ibu Prabumulih Ubah Lahan Kosong Jadi Sumber Ekonomi
Saat ini terdapat jaringan pipa gas bumi di Balkondes Karangrejo. Butuh keterlibatan masyarakat untuk mengamankan area sekitar, salah satunya melalui pemanfaatan PLTS.
CEO Subholding Power and New Renewable Energy (PRNE) Dannif Danusaputro menyebut, pembangunan PLTS ini merupakan bagian dari transisi energi yang berkelanjutan.
Juga implementasi program Desa Energi Berdikari. Menurutnya, alat PLTS ini mudah dipasang, dan terjangkau.