Pengguna aplikasi nantinya bisa memasukkan kata sandi yang telah disiapkan menggunakan algoritma kata sandi satu kali pakai dan hanya tersedia dalam waktu singkat sehingga verifikasi dua langkah tersebut semakin ketat.
Kata sandi yang ditampilkan akan berubah setiap 30 detik sekali, sehingga apabila fitur "Click to reveal PIN" dipertahankan tentunya pengguna layanan Google Authenticator membutuhkan waktu lebih untuk mengungkapkan kata sandi yang disembunyikan.
Baca Juga:
Google Umumkan Akuisisi Perusahaan Keamanan Siber Wiz
Pembaruan ini hanya berlaku di perangkat Android dan tidak pernah sampai ke aplikasi iOS yang dapat meminta penggunanya untuk mengautentikasi Face/Touch ID sebelum menampilkan kode.
Fungsi yang ada di iOS mungkin dapat menjadi alternatif yang baik untuk digunakan dan diimplementasikan di perangkat Android.
Dalam pembaruan Google Authenticator, terdapat catatan terkait perilisan sistem terbaru dari aplikasi itu dengan deskripsi "menambahkan enkripsi perangkat ke penyimpanan nilai rahasia".
Baca Juga:
Berikut 3 Cara Bikin Email Gmail Tanpa Nomor Ponsel
Tidak ada perubahan lain pada Google Authenticator setelah pembaruan dirilis secara luas awal pekan ini. [Tio]