Beri kesempatan mereka berinteraksi lebih sering. Jika sudah terbiasa, ikutlah dalam lingkaran mereka agar anak-anak merasa didukung oleh orang tuanya.
5. Membangun kepercayaan
Baca Juga:
Hati-Hati! Ini Ciri-ciri Orang Toxic Parents yang Bisa Merusak Anak
Saat mengatur jadwal bermain, pastikan anak-anak mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Misalnya, jika jadwal bermain pada sore hari, beri batasan waktu. Ketika waktu habis, pastikan Anda mengucapkan selamat tinggal dan ijinkan teman-teman anak Anda untuk pulang ke rumah masing-masing.
Membangun kepercayaan sosial perlu didasarkan atas pengalaman. Jika anak Anda mempercayai Anda, maka dia akan belajar untuk mempercayai dirinya sendiri.
Selain itu, ajarkan pada anak Anda kapan waktu tepat untuk mengucapkan ‘terima kasih’, ‘maaf’, ‘tolong’, dan ‘iya’ atau ‘tidak’. [Tio]