Kopeklin.WAHANANEWS.CO, Jakarta - PLN Electricity Services (PLN ES) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses listrik nasional melalui penugasan strategis dari PT PLN (Persero) untuk percepatan elektrifikasi desa.
Penugasan ini mencakup 18 desa yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan.
Baca Juga:
Lonjakan Kendaraan Listrik di Sumbagsel, Transaksi SPKLU PLN Naik 18 Kali Lipat
Dalam pelaksanaan program ini, PLN ES mengerahkan total 694 personel Pelayanan Teknik (Yantek) yang berasal dari seluruh Unit Pelaksana, yaitu PLN ES Unit Pelaksana (UP) 1 Jawa Barat, PLN ES UP 2 Jawa Tengah & DIY, serta PLN ES UP 3 Jawa Timur, PLN ES UP 4 Sumatera Barat, PLN ES UP 5 Jakarta & Banten, PLN ES UP 6 Riau & Kepulauan Riau, serta PLN ES UP 7 Sumatera Bagian Selatan.
Para personel tersebut ditugaskan secara langsung ke lokasi proyek guna memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan optimal, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan.
Baca Juga:
Pengguna EV Meningkat, PLN UID S2JB Catat Transaksi SPKLU Tembus 3.000 Kali per Bulan
Selain sumber daya manusia, PLN ES juga mendukung penuh kegiatan ini dengan penyediaan berbagai peralatan dan material kerja, mulai dari kabel roll, crane, hidrolik press, lampu emergency, hingga kotak P3K.
Ketersediaan peralatan ini menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran proses pembangunan sekaligus menjaga keselamatan kerja di lapangan.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung agenda besar pemerintah dan PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri.