Selain itu, negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai mata uang resmi, El Salvador, telah menggunakan energi vulkanik untuk mendukung penambangan berbasis energi terbarukan dan ramah lingkungan.
El Salvador melihat potensi besar energi panas gunung berapi yang dapat digunakan untuk menambang aset digital.
Baca Juga:
Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia pada Energi Terbarukan
Itu juga diklaim tidak akan mempengaruhi cadangan listrik negara.
Menggunakan energi panas bumi untuk penambangan merupakan langkah pertama El Salvador untuk mewujudkan proyek ambisiusnya, Bitoin City.
Kota Bitcoin tersebut diarsiteki oleh Samson Mow, mantan Chief Strategy Officer Blockstream yang berbasis di Kanada. [Tio]