Rida juga belum bisa memastikan apakah harga paket kompor listrik berubah atau tidak karena saat ini ada usulan salah daya satu tungku dinaikkan dari 800 VA menjadi 1.000 VA lebih.
“Rp 1,8 juta itu rencana awal dengan dua tungku yang sama kapasitasnya," tuturnya.
Baca Juga:
Pemerintah Dorong Partisipasi Publik Lewat SKM dan SP4N-LAPOR! untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Penerima Kompor Listrik Gratis
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pemerintah akan membagikan paket kompor induksi kepada 300.000 orang secara gratis. Artinya, tidak semua masyarakat akan mendapatkan paket kompor ini.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana sebelumnya mengatakan bahwa program migrasi kompor gas elpiji ke kompor listrik 1.000 watt akan digelar di tiga kota yakni Denpasar, Solo, dan Sumatera.
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
"Iya betul, sedang diuji coba oleh PLN di Denpasar, Solo dan disiapkan di salah satu kota di Sumatera. Ini uji coba untuk melihat keberterimaan masyarakat sekaligus mempelajari aspek keteknikannya, misalkan berapa kapasitas daya tungku yang cocok," katanya.
Sedangkan target penerima kompor adalah masyarakat yang namanya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu penerima juga harus memiliki akses listrik di rumahnya.
Kompor Listrik dan Gas